MboeLoiy

Until The End of Time ….

Archive for the 'Pemikiran' Category

:: Cerita ketapel dan bola bekel ::

May 25th, 2010 | Category: Pemikiran

Katanya.. dibalik kesuksesan seorang laki-laki (suami), tidak lepas dari dukungan seorang wanita (istri). Dan sepertinya saya sudah demikian termakan pepatah itu. Saya begitu terobsesi membuat pasangan saya untuk ‘berjalan lebih cepat’, bahkan kalau perlu berlari cepat. Bisa dibayangkan kan.. sudah berlari, harus cepat pula. Untuk seseorang yang notabene terbiasa berjalan santai (pelan), tentunya hal ini cukup mengagetkan. Perlu effort yang besar untuk menyesuaikan.

Seperti umumnya pasangan baru lainnya -meskipun kami tidak bisa dibilang baru lagi-,  yang masih membutuhkan adaptasi dan pembenahan disana sini, demikian juga kami. Pada saat saya mengetahui bahwa pasangan saya mengalami  krisis kepercayaan diri untuk ‘menaklukkan’ ibukota (sementara kami harus menetap di ibukota), keinginan untuk membangkitkan kepercayaan diri pasangan tentu menjadi obsesi saya.

Menurut hemat saya, seseorang akan percaya diri apabila dia mengetahui banyak hal. Meskipun tidak sepenuhnya dari faktor tersebut, paling tidak dengan banyak tau akan memudahkan untuk berinteraksi dengan orang lain. Banyak hal yang bisa dibicarakan, tidak akan mati gaya, yang pada akhirnya akan membuat lebih percaya diri. Untuk itu saya sering ‘memaksa’ pasangan saya untuk suka membaca, meskipun dia tidak begitu suka membaca. Dan ternyata perlu waktu dan kesabaran yang ekstra.

Semenjak pasangan saya mengalami kecelakaan tiga minggu yang lalu yang mengakibatkan kaki kirinya patah, banyak hal yang membuat saya menyadari sesuatu. Dari perbincangan dengan seorang sahabat yang juga seorang suhu ;) , akhirnya saya menyadari bahwa yang dibutuhkan pasangan untuk memperoleh kehidupan yang lebih berkualitas itu adalah kekompakan.

Selama ini mungkin kami kurang kompak, sampai harus diingatkan untuk lebih kompak melalui  kecelakaan yang dialami pasangan saya. Seperti yang dikatakan sahabat suhu saya itu, kecelakaan ini hanya sebuah isyarat. Isyarat bahwa ada yang harus diperlambat atau dipercepat. Saya jadi ingat bahwa yang menginginkan untuk cepat itu saya, sementara untuk keinginan tersebut saya memaksa pasangan saya untuk mensejajarkan diri dengan saya. Saya sendiri belum tau persis hikmah dari kecelakaan itu apa, tapi saya yakin pasti ada banyak hal yang bisa saya ambil.        

Untuk sementara yang saya pahami, kami memang harus terpelanting untuk bisa melambung tinggi, sama halnya dengan bola bekel yang harus dibanting keras agar bisa melambung tinggi. Kami harus mundur sejenak untuk kemudian melesat jauh kedepan, sama halnya dengan batu dalam ketapel, harus ditarik mundur untuk bisa melesat jauh kedepan.

Istirahat bukan berarti berhenti, namun mengumpulkan tenaga untuk perjalanan yang lebih jauh.

1 comment

Topeng Kepuraan

April 20th, 2010 | Category: Pemikiran

Aku marah….dadaku sesak menahan amarah,
tapi aku tak berani berujar
Aku tidak setuju, aku tidak mau, aku tidak ingin,
tapi kenapa kata yang terluncur adalah ucapan ya…
Aku berharap orang di sekelilingku mengerti
tapi tidak!!! sama sekali tidak,
Orang kira aku sanggup, bagus, penolong, sempurna dan…
berbagai atribut kebaikan lainnya

Meski diri ini terabaikan
aku berusaha untuk selalu bisa, mampu dan membantu
tapi …sesungguhnya aku tidak seperti itu
aku lemah, rapuh dan kadang memaksakan diri
aku hanya merasa bersalah jika tidak bisa
aku tidak dapat mengutarakan kata hati yang sejujurnya

Ada satu sisi batinku yang ingin kusumbangkan untuk orang lain
tapi aku tidak pernah menoleh sisi batinku sendiri
harapanku, kelemahanku, serta daya tahanku, kulupakan…
ucapanku, perilakuku menuju pada tuntutan orang
dan kuacuhkan keadaan diri yang sesungguhnya
Aku sosialku tak sesuai dengan aku diriku
pertentangan-pertentangan ini terus bertarung dalam fikirku

Akhirnya aku menyadari…..ada yang keliru dengan cara pandangku
waktu yang bergulir mengajariku banyak hal
berkaca pada kehidupan orang lain
membaca firman Tuhan dalam ciptaanNya
aku pun mencoba tuk mengerti makna hidup
agar jujur…ikhlas…dan apa adanya!

Ternyata dunia tidak berakhir ketika aku berani bersikap,
ketika aku mengenalkan diri tanpa selaput kepuraan
Orang-orang pun tak pergi meninggalkanku
kalau ada yang datang, akan ada pula yang pergi
kusadari itu sebuah sunatullah

Selama ini aku terbelenggu oleh perasaanku sendiri
tersiksa oleh persepsi orang yang dibuat sendiri olehku
nuraniku yang seringkali tak kuturuti
hanya tuk sekedar mengejar pengakuan semu dan obsesi duniawi
Sekarang bagiku…
MENJADI BAHAGIA LEBIH BERHARGA DARIPADA MENJADI SEMPURNA
Seperti berharganya menjadi diri yang berarti dengan penuh ketulusan.

source: FB- Renungan Kisah Insiratif

No comments

Kekuatan Dendam

January 06th, 2009 | Category: Pemikiran

Orang bilang, pembalasan itu akan jauh lebih kejam dari apa yang sudah di perbuat. Mungkin hal itu ada benarnya, karena efek dari dendam itu seperti kayu bakar untuk sebuah tungku niat dan tekad. Hanya saja  dendam sering di intepretasikan negatif. Dendam di anggap sebagai penyakit hati, sama seperti rasa iri. Meski dianggap negatif, aku merasa sering menyimpan dendam juga iri. Aku sering merasa iri pada orang2 yang sukses. Aku iri ketika melihat orang2 disekitarku bisa sekolah tinggi bahkan sampai ke luar negeri. Sampai pada akhirnya aku mendapati bahwa tidak selamanya dendam / iri itu buruk. Selama kita mampu memanage rasa itu, ternyata bisa memberikan dampak yang positif pada kita. Read more

2 comments

Useful or not useful

December 31st, 2008 | Category: Pemikiran

Semua mahluk yang ada di dunia ini baik itu mahluk hidup ataupun mati pasti mempunyai fungsi. Dengan kata lain semua mahluk pasti ada kegunaannya di bumi ini. Terutama manusia yang katanya adalah mahluk Tuhan yang paling sempurna. Secara logika seharusnya manusia adalah mahluk yang mempunyai fungsi yang paling besar di bumi ini.

Berarti manusia sudah dikodratkan sebagai mahluk yang berguna. Kalau dilihat dari sisi manusianya, seharusnya semua manusia mempunyai perasaan bahwa dirinya pasti mempunyai arti dan berguna.

Tapi kenapa tetap ada manusia yang punya perasaan sebaliknya. Merasa dirinya tidak ada arti apapun. Tidak berguna sama sekali. Bukannya bermanfaat tapi sebaliknya memberikan permasalahan-permasalahan.

Atau mungkin pemikiran saya diatas yang salah. Atau mungkin setiap manusia pasti mempunyai peran di bumi ini, tetapi ada yang positif dan ada yang negatif ? jadi apakah tidak semua manusia berguna (dalam artian positif) ?

1 comment