Akhirnya Pindah Juga
Setelah tertunda beberapa kali, akhirnya acara pindah kost nya terlaksana juga. Sempet ngerasa frustasi juga sih dengan banyaknya barang yang harus di bawa. Gak nyangka memang selama hampir 4 tahun berada di kost yang lama ini, sudah berhasil mengumpulkan segitu banyak barang. Saking frustasinya, sempet down dan jadinya malah males packing.
Packing di mulai hari Jum’at sore di bantu suami, milah milih mana yang dibawa dan mana yang dibuang. Rencana hari sabtu kita sudah bisa angkut barang ke tempat yang baru, ternyata perkiraan kita meleset. Gara-gara barang yang ajubuneng banyaknya, hari sabtu belum selesai acara packing. Baru selesai malah hari minggu. Alhasil hari senin baru bisa angkut barang ke tempat baru.
Semalam kami sudah mulai tidur di tempat baru. Dan ternyata aku belum sepenuhnya bisa lepas dari tempat yang lama, apa mungkin karena atmosfernya yang berbeda, ato akunya saja yang belum rela untuk pindah ya..?? entahlah. Kalo bahasa suami sih, fisikku saja yang pindah tempat tapi hatiku masih di tempat yang lama. Hehehe ya gimana gak.. lha wong aku sudah menetap disitu hampir 4 tahun dan gak pindah-pindah. Jadi serasa sudah ada ikatan batinnya gitu –halahh lebay–. Dan jadinya bawaannya malah aleman, manja dan mewek terus. Hehehe persis anak kecil banged.
Kata orang, setiap tindakan, keputusan atau kejadian itu pasti ada alasan dan hikmahnya. Untuk saat ini hikmah yang bisa aku rasa dari keputusan pindah ini, kami bisa sedikit menyisihkan dana untuk di tabung untuk mewujudkan impian kami kedepan. Selain itu, mungkin ini proses pembelajaran buat aku bahwa ternyata hidup di Jakarta itu gak mudahhhh boooo… hehehe. Setelah selama ini dimanjakan oleh fasilitas yang membuat aku berfikir hidup di Jakarta itu enak dan gampang karena kemudahan-kemudahan yang diberikan kepadaku. And now.. time for me to wake up, time for me to face the real life –haha lebay lagi dehhh–.
Seperti orang bilang, kehidupan itu kayak roda yang ada disepeda, roda itu akan terus berputar kalo sepedanya terus di goes.
So.. dear Hubby, sepedaku manaaaaa..?? biar aku bisa goes-goes, biar rodanya gak stuck di satu tempat aja –sambil nagih nih–. Nah loooooo…
11 comments